for Him/His who always believed me, thank a lot.
although I often disappointing.
Selamat sore langit Jakarta, seperti yang saya baca tadi pagi lewat linikala saya bahwa hari ini sebagian wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan dan angin. Hati-hati buat sodara-sodara ku yang dalam perjalanan, banyak pohon tumbang yang tak pandang siapa yang ada di bawahnya dan menimpa.
Surat ini memang tidak berkepala surat hanya untuk satu orang, tapi semua yang orang yang secara langsung maupun tidak langsung berinteraksi dengan kehidupan saya, saya hanya ingin berterima kasih. Kenapa? karena saya merasa tidak akan bisa hidup tanpa kalian, tanpa kasih sayang kalian yang selama ini sudah kalian berikan kepada saya dan saya belum "sempat" menyucapkan terima kasih.
Belakangan, entah ini hanya bentuk ke-GR-an saya atau bukan, saya hanya merasa sedang diuji untuk sebuah kedewasaan oleh Tuhan, saya merasa saya akan naik kelas ketika berhasil melalui masa ini. Mungkin ini adalah masa yang baru pertama kali saya hadapi, dimana saya harus bertindak lebih bijaksana kepada diri sendiri sekaligus orang lain, dimana saya harus lebih banyak belajar lagi mengenai ilmu Ihklas dan keluar dari Zona nyaman itu memang luar biasa susah, tapi dalam kehidupan memang kita tidak mungkin terus menerus ada dalam zona nyaman jika mau lebih berhasil.
Keadaan ini secara kasat mata seperti sedang menyiksa saya dan memaksa saya melakukan sesuatu yang tidak saya sukai tetapi saya bersyukur, setidaknya saya sadar sepenuhnya bahwa ini harus saya lalui dan pasti terlalui, Tuhan itu tidak akan pernah menguji umatnya diluar kemampuan.
Terima kasih atas dukungan semuanya dan saya akui kadang tindakan saya dibawah emosi yang berlebihan, mungkin saya menyinggung kalian. Kalian itu begitu istimewa, saya sangat beruntung berada di lingkungan yang selalu mencintai saya.
Saya akan balas cinta kalian dengan tulus, dengan cara saya yang semoga berkenan di hati kalian.
-love much-

No comments:
Post a Comment