Tumpahkan saja terus kebingunganmu dalam diam, terus saja berharap aku akan mengerti tanpa kamu berkata. Dan kamu sadari betapa susahnya aku meraba sesuatu yang tak nampak. Bukannya begitu caramu mencintaiku?
Yaa..sejauh ini aku nikmati saja, terdengar bijak bukan?
Tidak, aku tidak sebijak itu, aku hanya merasa tidak punya pilihan. Tapi ternyata hatiku pun berkata lain, "Jangan pernah merasa tidak punya pilihan, bahkan pilihan yang terbaik itu, telah disiapkan Tuhan". Segitu keyakinanku. Aku lebih memilih keyakinan itu dititipkan kepada Tuhan daripada kepadamu.
Beginilah caraku mencintaimu.
Awalnya aku merasa semua harus kita tatap bersama, tapi fisikku pun kadang melemah dengan rutinitas lain, yah...aku memilih untuk terlelap saja dalam lelah. Dan sudut mataku masih menangkap kebingungan itu dimatamu. Terus saja..lanjutkan tatapan bingung itu.
Bukannya begitu caramu mencintaiku?
...
No comments:
Post a Comment