Saturday, August 20, 2011

Rindu (II)

Begini..rindu kepadamu itu, tidak bisa aku jabarkan satu persatu.
Tidak bisa dijelaskan, seperti kata yang kadang tak bisa terucap.
Jadi jangan kamu tanya kenapa aku merindukanmu,
mungkin sekali saja boleh.
Sebagai selingan ketika kamu regut teh hangat di sore hari.
Supaya ada secuil senyum manis yang lagi-lagi selalu ku nantikan.

Begini..jika rindu itu dingin..mungkin aku sudah menggigil,
Tapi rinduku kini cinpatakan tangisan.
ya..aku menangis, dan
Tidaklah mungkin satu persatu aku jabarkan.
Tetesan tangis yang mana yang akan menyampaikan rinduku itu kepadamu.

Begini..tulisan ini aku buat saat aku rindu padamu.

apakah rindu ini tersampaikan?

No comments:

Post a Comment