Satu alasan besar untuk mempertahankanmu.
Anggapanku, saat ini Tuhan mengirimkan wujud cintaNya dalam ragamu.
Jadi, aku akan diam apabila kecewa atas ulahmu.
Aku akan tetap mendengarkan penjelasanmu, walau otakku menolak.
Dan, jangan salahkan aku ketika aku harus berpura-pura berkata
“
Itu bukan demi kamu, tapi demi Tuhan.
No comments:
Post a Comment