Monday, August 15, 2011

Demi Tuhan

Aku akuin, aku pernah memintamu kepada Tuhan.
Satu alasan besar untuk mempertahankanmu.
Anggapanku, saat ini Tuhan mengirimkan wujud cintaNya dalam ragamu.

Jadi, aku akan diam apabila kecewa atas ulahmu.
Aku akan tetap mendengarkan penjelasanmu, walau otakku menolak.
Dan, jangan salahkan aku ketika aku harus berpura-pura berkata
aku baik-baik saja”.
Itu bukan demi kamu, tapi demi Tuhan.



No comments:

Post a Comment